Raka cepat-cepat mencari senter dan menyalakannya. Sorot cahaya mengarah ke sofa tempat Chisato duduk. Wanita itu memeluk dirinya sendiri, wajahnya pucat. Subrang Digest November 2009 Link - 3.79.94.248
"Kau sudah seperti ibu sendiri bagiku. Tapi..." Slrr 240 Exclusive - Bumpers. It Doesn't
"Shh..." Raka menempelkan jari di bibir Chisato. "Hanya malam ini. Biarkan aku melupakan kesepian ini bersamamu."
Malam itu, hujan menjadi saksi bisu bagaimana cinta dan nafsu menyatu dalam pelukan hangat dua manusia yang saling membutuhkan.
"Terima kasih," bisik Chisato. Matanya menatap Raka dalam sorot cahaya senter. Ada kerinduan di mata wanita itu, sebuah kesepian yang mirip dengan yang dirasakan Raka selama ini.
Malam itu, suasana terasa berbeda. Listrik tiba-tiba padam. Rumah besar itu jatuh ke dalam kegelapan total.
Raka mengangguk, lalu menurunkan kepalanya, mencium kening wanita itu dengan lembut, lalu turun ke bibirnya. Ciuman itu penuh dengan rasa rindu dan hasrat yang terpendam. Di dalam kegelapan rumah yang sepi, Chisato Shoda bukan lagi sekadar ibu pengganti; ia menjadi pelarian terindah bagi kesepian Raka.