Rara tersenyum lebar. Dia menekan tombol talkback . "Pak, bukannya Broccoli... kalau 'Sayur Bening Bayam' atau 'Pepes Tahu' buatan Ibu? Kalau Riley sedih, pasti dia kangen yang hangat-hangat." Cracktool Repo Review
Rara tidak disuruh mengisi suara Joy atau Sadness. Tugas eksklusifnya jauh lebih spesial: dia dipilih untuk mengisi efek suara latar (voice cameo) untuk karakter "Ingatan Inti" yang tersimpan di gudang memori Riley, serta memberikan masukan untuk penyesuaian dialog agar terasa lebih dekat dengan hati anak-anak Indonesia. Solucionario De Matematicas Avanzadas Para Ingenieria Dennis Zill 3 Edicion Calculo Vectorial Tem
Pak Indra menepuk bahu Rara. "Kamu tahu, Rara? Film ini tentang emosi. Dan kita baru saja membuatnya menjadi emosi kita. Orang-orang akan menonton ini dan merasa bahwa Riley mungkin tinggal di San Francisco, tapi hatinya juga bisa merasakan hangatnya masakan rumah dan keramaian jalanan Indonesia melalui suara-suara ini."
Ketika karakter Bing Bong (yang diisi suara oleh aktor komedi senior Indonesia) menangis, ia tidak hanya meneteskan air mata. Dalam versi eksklusif ini, dialog improvisasinya adalah, "Aku cuma kangen jualan es krim di pinggir jalan... sekarang aku cuma tinggal kenangan."